Selasa, 09 Desember 2014

Proses Terbentuknya Urine

Proses pembentukan urine mengalami 3 tahapan,yaitu Filtrasi,Reabsorbsi,dan Sekresi (Augmentasi).Di sini kami akan menjelaskan satu persatu tahap tersebut.

FILTRASI
Terjadi di badan Malphigi.Plasma darah dan zat zat yang terlarut di dalamnya disaring oleh Glomerulus di badan Malphigi.Setelah disaring darah keluar melalui vena ginjal atau vena renalis.Kemudian hasil saringan tersebut dibawa masuk ke ruang Kapsula Bowman.Hasil Filtrasi dan Kapsula Bowman ini disebut Urine Primer atau Filtrat Glomerulus,darah mengalir menuju rongga ginjal.Kandungan zat zat pada urine primer antara lain  :
-Air            -Protein    -Ion Anorganik
-Glukosa  -Urea        -Asam amino

REABSORBSI
Glukosa,Asam Amino,dan Ion Anorganik masih diperlukan oleh tubuh.Filtrat Glomerulus  pada tahap ini mengalami tahap Reabsorbsi di Tubulus Kontortus Proksimal dan Lenkung Henle.Proses tahap ini dilakukan oleh sel-sel epitalium di seluruh tubulus ginjal.Banyaknya  zat zat yang di Reabsorbsi tergantung kebutuhan tubuh saat itu.Zat-zat yang di Reabsobsi antara lain :
-Air                          -Garam
-Asam Amino
Zat ini semua masuk ke dalam pembuluh darah di sekitar Tubulus.Setelah sampai di Lenkung Henle volume Filtrat berkurang.Hasil Reabsorbsi ini dinamakan Urine Sekunder atau Filtrat Tubulus.Kandungan Zat zat yang ada di dalamnya antara lain :
-Air             -Urea
-Garam      -Pigmen Empedu
Urine Sekunder masuk ke dalam Tubulus Kontortus Distal dan terjadi lagi penyerapan zat-zat yang tidak digunakan dan kelebihan air,sehingga terbentuk urine.

SEKRESI(Augmentasi)
Tahap Pengeluaran (Augmentasi).Urine Sekunder dari Tubulus Kontortus Distal dibawa turun menuju Saluran Pengumpul (Tubulus Ureter),kemudian menuju Kantong Kemih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar